was successfully added to your cart.

Cart

Jasa laser marking

By December 19, 2019 Jasamesinlaser

Saat kamu mau menentukan bisnis apa yang mau dibuat, tentu kamu harus merencanakannya dengan matang. Asal membangun bisnis hanya akan buat kamu rugi meski baru awal-awal dibuka. Sama seperti kamu mau membangun bisnis jasa laser marking, kamu juga harus mempersiapkannya dengan baik dan mengusahakan meminimalisir kerugian.

Membicarakan masalah kerugian, tidak sedikit orang yang masih bingung apakah bisnis laser marking benar-benar menguntungkan? Sebenarnya dari semua bisnis laser, jasa satu ini masih kurang umum karena memang tidak semua tempat yang memberikan penawaran ini. Tapi kalau memang masih jarang ditawarkan, seharusnya bisa menguntungkan buatmu, apalagi kalau daerah di dekatmu tidak ada yang menawarkan jasa ini.

Sebenarnya ada alasan kenapa jasa laser marking masih kurang umum ditawarkan ke masyarakat luas. Jasa ini lebih populer ke berbagai industri perangkat medis yang bahannya terbuat dari stainless steel dan titanium. Sedangkan buat kebutuhan lainnya, orang membutuhkannya juga untuk membuat barcode, UID code, logo, QR code, atau identifikasi yang lain.

Meski kurang populer di kalangan masyarakat umum, tidak ada salahnya kamu mencoba membuka bisnis ini karena sewaktu-waktu pastinya orang juga akan membutuhkannya. Tapi, sebelum kamu membuka peluang usaha ini, lebih baik kamu rencanakan dulu perhitungan biayanya agar kamu bisa mengurangi kerugian selama menjalankan bisnisnya. Agar kamu bisa semakin lebih jelas, kamu simak dulu bagaimana perencanaan awal yang tepat.

 

Biaya Investasi Awal atau Modal

Yang pertama harus kamu lakukan tentu saja menentukan modal lebih dulu kan? Biaya investasi awal ini perlu kamu hitung dengan tepat karena bisa mempengaruhi biaya yang lainnya. Contohnya saja kamu harus membeli mesin alatnya dengan harga Rp 149. 900 juta Lalu kamu juga harus membeli 1 unit PC buat mengoperasikan mesin seharga Rp 5 juta. Tidak hanya itu, 1 unit alat stabilizer atau stavolt dengan daya 3000 VA seharga Rp 2,5 juta. Karena kamu juga harus mempersiapkan lainnya juga sebelum ada masalah tertentu datang tiba-tiba, siapkan biaya tidak terduga sebesar Rp 5 juta. Dari semua biaya modal awal ini, total yang perlu kamu siapkan yaitu Rp 166.900 juta.

 

Biaya Operasional

Setelah kamu menghitung semua biaya investasi awal atau modal buat membangun jasa laser marking, selanjutnya kamu juga harus menghitung biaya operasionalnya. Biaya ini perlu kamu siapkan buat kebutuhan operasional, mulai dari listrik, tabung laser, dan sebagainya.

Contohnya saja estimasi listriknya yang dipakai buat operasional selama per bulan mencapai Rp 3 juta. Sedangkan biaya estimasi untuk biaya tabung lasernya dengan hitungan Rp 500 per menit selama 8 jam per hari buat 25 hari menjadi Rp 6 juta. Dari semua total keseluruhannya, biaya operasional kamu keluarkan mencapai Rp 9 juta.

Analisa Bisnis

Sekarang kamu harus menghitung analisa bisnismu agar kamu bisa tahu apakah kira-kira kamu rugi atau untung. Kamu hitung mulai dari harga jasa laser marking yang ada di pasaran, sekitar Rp 8 ribu per menit, sedangkan per jamnya Rp 480 ribu. Kalau estimasinya bekerja aktif selama kurang lebih 4 jam per hari, jumlahnya menjadi Rp 1.920.000.

Dihitung dari omzet yang akan kamu dapatkan dalam 1 bulan atau 25 hari, kira-kira menjadi Rp 48 juta per bulannya. Tapi ingat, kamu juga harus menambahkan harga materialnya karena hitungan harga jual itu belum termasuk biaya materialnya. Buat menghitung harga materialnya, tergantung bahan apa yang kamu pakai, karena masing-masing bahan harganya berbeda-beda.

 

Setelah semua biaya-biaya di atas kamu hitung, nanti akan menghasilkan BEP atau Break Event Point. Cara penghitungannya gampang, dengan menghitung dulu nilai porfitnya, kemudian BEP.Misalkan nilai profit didapat dari penghitungan nilai omzet di kurang biaya operasional. Kalau dari contoh di atas, Rp 48 juta di kurang Rp 9 juta menjadi Rp 39 juta per bulannya.Buat Break Event Point-nya, nilai investasi awalnya dibagi dengan nilai profit bulanan di atas. Contohnya Rp 166.900 juta dibagi Rp 39 juta, dengan hasilnya menjadi 4,3 bulan.

Dari hitungan BEP itu, sudah diperkirakan kalau biaya investasi jasa laser marking kamu akan kembali setelah 4 bulan berjalan. Tentu saja dari hitungan itu jasa ini menguntungkan. Tapi tetap saja, kamu juga perlu merencanakannya dengan matang agar kerugiannya semakin diminimalisir.

Kalau kamu mau memakai jasa laser ini dulu buat mempelajarinya, kamu bisa memakai jasa Java Laser. Kamu bisa memesannya online melalui https://javalaser.com/. Mereka memberikan memberikan penawaran terbaik dengan harganya yang sesuai. Kamu juga bisa konsultasi dengan mereka kalau kamu masih bingung dengan desain apa yang mau dipakai.

Kalau sudah jadi, kamu bisa mengambilnya langsung atau dikirimkan ke alamat tujuanmu. Kamu yang masih penasaran, bisa melihat langsung saja ke halaman websitenya agar lebih jelas. Tidak ada salahnya kamu membuatnya dulu dari tempat lain. Kalau kamu sudah semakin yakin, jangan lupa gunakan hitungan di atas buat meminimalisir kerugianmu.